Jenis-jenis Oerasi Full Face Anti-Aging

 Operasi Full Face Anti-Aging Apa Aja Sih?


Operasi anti-aging itu bukan cuma “tarik wajah” aja, loh!
Biasanya terdiri dari kombinasi prosedur, mulai dari mengencangkan kulit, mengisi bagian wajah yang mulai cekung, sampai mengurangi lemak berlebih—semuanya dilakukan supaya wajah terlihat lebih fresh, muda, tapi tetap natural.

Nah, sebenarnya full face anti-aging surgery itu apa aja sih? Yuk kita bahas satu per satu dengan bahasa yang gampang dipahami!


1. Facelift (Tarik Wajah)

Ini adalah prosedur paling umum untuk anti-aging.
Facelift berfungsi untuk:

  • Mengencangkan kulit wajah yang kendur
  • Mengurangi garis smile-line (garis senyum)
  • Membuat kontur wajah lebih tegas

2. Neck Lift (Tarik Leher)

Sering dilupakan, padahal area leher juga cepat menunjukkan tanda penuaan.

Fungsi neck lift:

  • Menghilangkan kulit kendur di leher
  • Mengurangi double chin
  • Membuat leher terlihat lebih kencang dan muda

3. Fat Grafting (Lemak Wajah)

Seiring usia, volume wajah kita juga berkurang.

Fat grafting berfungsi untuk:

  • Mengisi pipi yang cekung
  • Menghaluskan garis halus
  • Memberikan efek wajah lebih penuh dan youthful

4. Buccal Fat Removal (Pengangkatan Lemak Pipi)

Buat kamu yang merasa pipi terlalu chubby atau wajah terlihat “bulat”, prosedur buccal fat removal bisa jadi salah satu solusi.

Prosedur ini berfungsi untuk:

  • Mengurangi lemak di area pipi bagian dalam
  • Membuat wajah terlihat lebih tirus dan tegas

5. Face Liposuction (Sedot Lemak Wajah)

Selain mengencangkan dan mengisi, mengurangi lemak berlebih di wajah juga jadi bagian penting dari anti-aging, loh!

Face liposuction atau sedot lemak wajah biasanya dilakukan untuk:

  • Mengurangi lemak di area pipi, double chin, atau rahang
  • Membuat kontur wajah lebih tegas
  • Memberikan efek wajah lebih kecil dan V-line

8. Upper Blepharoplasty (Operasi Kelopak Mata Atas)

Area mata sering jadi bagian pertama yang menunjukkan tanda penuaan. Salah satunya adalah kelopak mata atas yang mulai turun atau terlihat berat.

Upper blepharoplasty berfungsi untuk:

  • Mengangkat kulit kelopak mata atas yang kendur
  • Menghilangkan kesan mata “ngantuk” atau lelah
  • Membuat mata terlihat lebih terbuka dan fresh

9. Lower Blepharoplasty (Operasi Kantong Mata)

Kalau kantung mata mulai terlihat jelas atau area bawah mata tampak gelap dan cekung, ini bisa bikin wajah terlihat lebih lelah dan tua.

Lower blepharoplasty berfungsi untuk:

  • Menghilangkan atau merapikan kantung mata
  • Mengurangi kerutan halus di bawah mata
  • Memperbaiki area bawah mata agar terlihat lebih halus dan cerah

10. Endotine Forehead Lifting (Pengencangan Dahi dengan Endotine)

Area dahi dan alis juga punya peran besar dalam tampilan wajah secara keseluruhan. Kalau bagian ini mulai turun, wajah bisa terlihat lebih lelah atau bahkan terkesan “galak”.

Endotine forehead lifting adalah teknik pengangkatan dahi menggunakan alat khusus (Endotine) untuk hasil yang lebih stabil dan natural.

Prosedur ini berfungsi untuk:

  • Mengangkat posisi alis yang turun
  • Menghaluskan garis di dahi
  • Membuka area mata supaya terlihat lebih fresh

Nah, kurang lebih itulah prosedur-prosedur yang biasanya termasuk dalam anti-aging surgery.

Kalau dilakukan secara kombinasi (full face), total waktu operasinya bisa memakan waktu sekitar 6–7 jam, tergantung kondisi dan kebutuhan masing-masing pasien.

Tapi tenang, semua prosedur akan disesuaikan secara personal—jadi nggak harus semuanya dilakukan sekaligus. Dokter akan merekomendasikan kombinasi terbaik untuk mendapatkan hasil yang natural, seimbang, dan sesuai dengan wajah kamu.









Whatsapp: +82-10-7150-0601
Instagram: @nanahospital.id

Alamat:
Gangnam-gu, Apgujeongro 406, Seoul, Korea, 06014 
(KOR: 서울 강남구 압구정로 406 06014)
Bertepatan di depan Apgujeong Rodeo Station exit 3


*Komplikasi pasca operasi seperti pendarahan, infeksi dan peradangan mungkin terjadi dan kepuasan subjektif dapat bervariasi pada setiap individu.







Postingan Populer