Perbedaan SMAS Lifting dan Deep Plane Lifting

 Perbedaan SMAS Lifting dan Deep Plane Lifting: Mana yang Lebih Cocok untuk Anda?


 Seiring bertambahnya usia, kulit wajah mulai kehilangan elastisitas sehingga muncul tanda-tanda penuaan seperti pipi yang turun, garis senyum yang semakin dalam, hingga rahang yang tampak kurang tegas. Untuk mengatasi kondisi ini, facelift menjadi salah satu prosedur yang efektif dan popular, memberikan hasil yang lebih muda dan alami.

Di antara berbagai teknik facelift, SMAS Lifting dan Deep Plane Lifting merupakan dua metode yang paling banyak digunakan. Meskipun sama-sama bertujuan mengencangkan wajah, keduanya memiliki pendekatan yang berbeda sehingga menghasilkan karakteristik hasil yang berbeda pula.

Apa Itu SMAS Lifting?

SMAS Lifting adalah teknik facelift yang berfokus pada pengencangan lapisan jaringan penyangga wajah yang disebut SMAS (Superficial Musculoaponeurotic System). Lapisan ini berada di bawah kulit dan berperan penting dalam menjaga bentuk serta kontur wajah.

Berbeda dengan facelift yang hanya mengencangkan kulit, SMAS Lifting juga mengangkat dan mengencangkan lapisan SMAS. Dengan cara ini, kulit yang kendur dapat terangkat secara lebih alami sehingga wajah tampak lebih muda tanpa memberikan kesan tertarik atau terlalu kencang.

Selama prosedur, dokter akan mengencangkan lapisan SMAS tanpa melepaskan ligamen penyangga wajah. Teknik ini membantu memperbaiki pipi yang mulai turun, mengurangi kulit kendur di area rahang dan leher, serta memberikan kontur wajah yang lebih tegas.

Operasi biasanya berlangsung sekitar 3–4 jam di bawah anestesi umum. Sayatan dibuat secara tersembunyi di sepanjang garis rambut dan di sekitar telinga sehingga bekas luka dapat tersamarkan dengan baik.

SMAS Lifting cocok untuk mengatasi tanda-tanda penuaan ringan hingga sedang, terutama bagi mereka yang mulai mengalami kulit kendur tetapi masih memiliki elastisitas kulit yang baik. Hasilnya dapat bertahan sekitar 5–10 tahun, tergantung pada kondisi kulit, proses penuaan alami, dan gaya hidup masing-masing pasien.




Apa Itu Deep Plane Lifting?

Deep Plane Lifting adalah teknik facelift yang bekerja pada lapisan jaringan wajah yang lebih dalam dibandingkan SMAS Lifting. Karena menangani struktur penyangga wajah secara menyeluruh, prosedur ini mampu memberikan hasil yang lebih alami dan tahan lama.

Teknik ini tidak hanya mengangkat kulit, tetapi juga memosisikan kembali jaringan dan otot wajah yang mengalami penurunan akibat proses penuaan. Selama operasi, dokter akan melepaskan beberapa ligamen penyangga wajah secara hati-hati agar jaringan di bawahnya dapat dipindahkan ke posisi yang lebih muda. Dengan cara ini, seluruh lapisan wajah terangkat sebagai satu kesatuan, sehingga hasilnya tampak lebih alami tanpa memberikan kesan wajah tertarik.

Deep Plane Lifting sangat efektif untuk memperbaiki berbagai tanda penuaan, seperti pipi yang turun, garis senyum yang dalam, kulit kendur di area rahang, hingga kekenduran pada leher. Hasilnya adalah kontur pipi yang lebih penuh, garis rahang yang lebih tegas, serta wajah yang terlihat lebih segar dan awet muda.

Salah satu keunggulan utama Deep Plane Lifting adalah daya tahannya yang lebih lama dibandingkan teknik facelift konvensional. Hasil prosedur ini umumnya dapat bertahan sekitar 10–15 tahun, tergantung pada kondisi kulit, proses penuaan alami, dan gaya hidup masing-masing pasien.

Karena mampu mengatasi tanda-tanda penuaan yang lebih berat, Deep Plane Lifting sering menjadi pilihan bagi pasien yang mengalami kulit kendur yang cukup signifikan atau ingin mendapatkan efek peremajaan wajah yang lebih maksimal dan bertahan lama.




Mana yang Memberikan Hasil Lebih Alami: SMAS Lifting atau Deep Plane Lifting?

Salah satu pertanyaan yang paling sering diajukan sebelum menjalani facelift adalah, "Apakah hasilnya akan terlihat alami?" Kabar baiknya, baik SMAS Lifting maupun Deep Plane Lifting dirancang untuk membuat wajah tampak lebih muda tanpa mengubah karakter asli wajah Anda.

Perbedaannya terletak pada cara kedua teknik tersebut mengangkat jaringan wajah. SMAS Lifting mengencangkan lapisan penyangga di bawah kulit untuk mengurangi kulit kendur dan memperbaiki kontur wajah. Teknik ini cocok bagi mereka yang mulai menunjukkan tanda-tanda penuaan ringan hingga sedang.

Sementara itu, Deep Plane Lifting bekerja pada lapisan yang lebih dalam. Dokter akan mengangkat dan memosisikan kembali jaringan wajah secara menyeluruh, bukan hanya mengencangkan kulit. Karena itu, hasilnya sering kali terlihat lebih alami, terutama pada pasien dengan kulit kendur yang cukup berat atau pipi yang mulai turun.
Namun, hasil facelift tidak hanya bergantung pada teknik yang dipilih. Kondisi kulit, struktur wajah, tingkat penuaan, serta pengalaman dokter juga sangat memengaruhi hasil akhir. Itulah sebabnya setiap pasien memerlukan rencana perawatan yang berbeda.

Dari segi daya tahan, SMAS Lifting umumnya dapat bertahan sekitar 5–10 tahun, sedangkan Deep Plane Lifting dapat bertahan sekitar 10–15 tahun. Lama hasil ini tetap dipengaruhi oleh proses penuaan alami, gaya hidup, dan perawatan setelah operasi.
Jika tujuan Anda adalah mengatasi tanda-tanda penuaan yang masih ringan dengan masa pemulihan yang relatif lebih cepat, SMAS Lifting bisa menjadi pilihan yang tepat. Namun, jika Anda mengalami kulit kendur yang lebih signifikan dan menginginkan efek peremajaan yang lebih menyeluruh serta bertahan lebih lama, Deep Plane Lifting mungkin lebih sesuai.

Cara terbaik untuk menentukan prosedur yang tepat adalah melalui konsultasi langsung dengan dokter spesialis. Setelah mengevaluasi kondisi wajah Anda, dokter akan merekomendasikan teknik yang paling sesuai agar hasil yang diperoleh tampak alami, proporsional, dan sesuai dengan harapan Anda.




Setiap orang memiliki kondisi wajah dan kebutuhan yang berbeda, sehingga tidak ada satu teknik facelift yang cocok untuk semua orang. Karena itu, cara terbaik untuk mengetahui apakah SMAS Lifting atau Deep Plane Lifting lebih sesuai untuk Anda adalah dengan berkonsultasi langsung bersama dokter spesialis bedah plastik kami.

Melalui pemeriksaan dan konsultasi, dokter akan membantu mengevaluasi kondisi wajah Anda serta memberikan rekomendasi prosedur yang paling sesuai dengan kebutuhan dan hasil yang Anda inginkan.

Masih bingung memilih teknik facelift yang tepat? Jangan khawatir. Tim dokter spesialis kami di NANA Hospital siap membantu Anda menemukan solusi terbaik. Kami tunggu kedatangan Anda di NANA Hospital!




Instagram: @nanahospital.id

Alamat:
Gangnam-gu, Apgujeongro 406, Seoul, Korea, 06014 
(KOR: 서울 강남구 압구정로 406 06014)
Bertepatan di depan Apgujeong Rodeo Station exit 3


*Komplikasi pasca operasi seperti pendarahan, infeksi dan peradangan mungkin terjadi dan kepuasan subjektif dapat bervariasi pada setiap individu.







Postingan Populer