Macam-macam Materi yang digunakan untuk rhinoplasty

MATERI YANG DIGUNAKAN UNTUK RHINOPLASTY

  • Jenis-Jenis Tulang rawan (cartilage) yang biasa digunakan saat operasi Rhinoplasty ada 4 (empat) macam.  Untuk membentuk Nose Tip (ujung hidung) biasanya dapat menggunakan Septal Cartilage, Tulang rawan telinga, Autologous cartilage, atau Donated cartilage 


  • Mengapa Tulang Rawan Septum (Septal Cartilage) Sering Menjadi Pilihan?

Secara umum, tulang rawan yang berasal dari area yang lebih dekat dengan lokasi operasi cenderung memiliki karakteristik yang lebih sesuai dengan jaringan di area tersebut.

Semakin jauh lokasi pengambilan tulang rawan dari area yang dioperasi, semakin besar kemungkinan terdapat perbedaan karakteristik, seperti struktur, kekuatan, dan elastisitasnya.

Karena letaknya berada di dalam hidung dan dekat dengan area operasi, tulang rawan septum (septal cartilage) sering menjadi salah satu pilihan yang efektif untuk rhinoplasty. Selain memiliki karakteristik yang sesuai, penggunaannya juga memungkinkan dokter memanfaatkan jaringan dari area yang sama tanpa perlu mengambil tulang rawan dari bagian tubuh lain, seperti telinga atau tulang rusuk.

Namun, pemilihan jenis tulang rawan tetap bergantung pada kondisi hidung, kebutuhan operasi, serta jumlah dan kualitas tulang rawan yang tersedia.

Mari kita bahas masing-masing peran Septal Cartilage, Tulang rawan telinga, Autologous cartilage, atau Donated cartilage      

  1. Tulang rawan septum (Septal cartilage) --> memiliki peran penting dalam membentuk dan menopang struktur hidung. Dalam prosedur rhinoplasty, tulang rawan septum dapat digunakan untuk:

  • Menopang ujung hidung (nose tip)
    Tulang rawan septum membantu memberikan struktur dan dukungan pada ujung hidung agar bentuknya lebih stabil dan terdefinisi.
  • Mengatur sudut hidung
    Tulang rawan septum juga dapat digunakan untuk membantu mengatur sudut hidung agar terlihat lebih proporsional. Salah satu tujuannya adalah mencegah ujung hidung terlihat terlalu terangkat atau “terlalu mendongak” sehingga hasilnya tampak lebih natural


  2. Tulang rawan telinga (Ear cartilage) 
  • Membentuk ujung hidung agar lebih tegas
    Tulang rawan dapat digunakan untuk memberikan struktur dan definisi pada ujung hidung, sehingga bentuknya terlihat lebih jelas dan terarah.

  • Membentuk detail ujung hidung
    Penggunaan tulang rawan memungkinkan dokter menciptakan bentuk ujung hidung yang lebih detail, terdefinisi, dan proporsional.


3. Tulang rawan iga (Autologous cartilage atau Donated cartilage  )

  • Rib cartilage biasanya bukan pilihan utama pada operasi pertama. Penggunaannya lebih sering dipertimbangkan pada operasi revisi, terutama ketika tulang rawan septum sudah pernah digunakan pada operasi sebelumnya dan jumlahnya tidak lagi mencukupi.
  • Selain itu, rib cartilage dapat menjadi pilihan pada pasien dengan batang hidung yang sangat rendah atau datar, ketika dibutuhkan tambahan struktur dan volume yang lebih besar untuk membentuk serta meninggikan batang hidung.
  •  Autologous cartilage merupakan tulang rawan iga yang diambil dari tubuh pasien sendiri, sedangkan Donated cartilage merupakan tulang rawan iga yang berasal dari donor


  •       Bagaimana cara menentukan jenis tulang rawan apa yang cocok untuk digunakan? 
         > Bergantung pada ukuran tulang rawan septum pasien
         > Bergantung dari seberapa baik kulitnya dapat meregang (elastisitas kulit)
         > Tentunya konsultasi ke dokter agar mendapat saran dan analisis yang tepat. 
 

                                           

Instagram: @nanahospital.id

Alamat:
Gangnam-gu, Apgujeongro 406, Seoul, Korea, 06014 
(KOR: 서울 강남구 압구정로 406 06014)
Bertepatan di depan Apgujeong Rodeo Station exit 3


*Komplikasi pasca operasi seperti pendarahan, infeksi dan peradangan mungkin terjadi dan kepuasan subjektif dapat bervariasi pada setiap individu.


Postingan Populer